Pangansari Group Sukses Luluskan dan Serap Lulusan Perdana Program Apprentice Hospitality di Timika


News

LPK PUMS (Pangansari Utama Mitra Selaras), lembaga pelatihan yang berada di bawah naungan Pangansari Group dan berafiliasi dengan Pangansari Institute Jakarta, sukses meluluskan angkatan pertama Program Apprentice Hospitality. Sebanyak 11 pemuda asli Papua resmi diwisuda setelah menyelesaikan program kolaborasi bersama Institut Pertambangan Nemangkawi (IPN) PT Freeport Indonesia (PTFI) di Aula IPN, Timika, Senin (27/4).

Program ini dirancang oleh LPK PUMS sebagai langkah strategis dalam meningkatkan kompetensi serta kesejahteraan masyarakat adat Kamoro di bidang pariwisata dan perhotelan. Melalui inisiatif ini, Pangansari Group berkomitmen menjawab kebutuhan Sumber Daya Manusia (SDM) lokal, sekaligus membuka peluang kerja bagi putra-putri daerah terdampak pembangunan port side agar mampu bersaing dengan tenaga kerja luar.

 

Kurikulum Standar Internasional dan Sertifikasi ASEAN

Pelatihan berjalan ketat selama tiga bulan, terdiri dari satu bulan pendalaman teori dan praktik, serta dua bulan On-the-Job Training (OJT). Manajemen Pangansari menerapkan standar kurikulum komprehensif yang mencakup service, kitchen, food safety, housekeeping, hingga penerapan K3 dan personal hygiene.

Sebagai bentuk kepastian kerja, seluruh lulusan Batch Pertama ini langsung diserap untuk bekerja di PT Pangansari Utama. Keunggulan lain dari program milik jaringan Pangansari Institute ini adalah kepemilikan Sertifikasi BNSP tingkat nasional dan ASEAN bagi setiap peserta yang lulus, sehingga membuka peluang karier hingga ke tingkat Asia Tenggara.

 

Keberlanjutan Program dan Rencana Eksistensi Ke Depan

Kepala LPK PUMS Timika, Chef Janus Haruman, menyatakan bahwa 11 lulusan terpilih dari total 15 peserta seleksi akhir ini dinilai memiliki kompetensi di atas rata-rata dan disiplin yang tinggi. Bagi peserta yang belum lolos, penilaian ketat berdasarkan absensi dan performa akan terus diterapkan pada gelaran selanjutnya.

Pasca-kelulusan angkatan pertama, LPK PUMS bergerak cepat dengan memulai pelatihan Batch II pada 28 April yang diikuti oleh 15 peserta, dan disusul Batch III dengan 10 peserta. Head of Pangansari Institute Jakarta, Moh Darwis, mengungkapkan rencana pengembangan program ke depan, termasuk membuka jurusan baru spesifikasi Barista dan Bartender.

Pangansari Group juga membuka ruang kemitraan bagi industri hotel, restoran, dan kafe di Timika untuk ikut serta menyerap tenaga kerja lokal ini, guna mewujudkan model CSR yang berkelanjutan bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat adat Papua.